atlantis indonesiaSaya sedang berjalan-jalan di sebuah toko buku ketika pandangan tertuju pada sebuah buku dengan hard cover karangan Prof Arysio Santos asal Brasil berjudul “Atlantis, The Lost Continent Finally Found

Wah..sangat menarik..dan pasti juga sudah banyak yang baca, hanya sayangnya karena hard cover, harga buku itu cukup mahal yaitu sekitar Rp. 181.000,-, jadi rencana beli terpaksa saya pending dulu deh :)

Meski belum sempat membaca buku tersebut secara keseluruhan dan pernah membaca bantahan akan klaim tersebut di blog Dongeng Geologi-nya mas Rovicky, namun toh ada satu fakta menarik yang tak terbantahkan yang tercantum dalam resume di bagian belakang buku tersebut :

Atlantis di masa lampau terkenal sebagai negara dengan kekayaan alam yang melimpah, mulai dari kekayaan hayati dan kekayaan nabati, hampir semua yang ditanam di situ pasti bisa tumbuh dan bermanfaat!

Hmm..sounds familiar isn’t it ?

Ya, bukankah itu juga yang banyak dikatakan oleh orang lain (apalagi bule) tentang Indonesia ? :)

Satu teori menarik lainnya yang dikemukakan dalam buku tersebut adalah bahwa hampir semua peradaban kuno, baik itu Mesir, Aztec, Maya dan peradaban lainnya adalah lahir dari bangsa Indonesia.

Wow, is it true ?

Dikatakan bahwa peradaban-peradaban “baru” itu mulai muncul setelah Atlantis mengalami bencana besar, yang dalam dugaannya disebabkan oleh meletusnya Gunung Krakatau yang menandai berakhirnya jaman es.

Warga Atlantis (yang diasumsikan jika benar itu Indonesia), kemudian mengungsi ke berbagai wilayah dan menularkan ilmu pengetahuan mereka di wilayah baru tersebut.

Ckckck..kalau benar, brarti nenek moyang kita orang huebat dong ?

Pada akhirnya, terlepas dari semua itu, bahwa benar tidaknya Atlantis adalah Indonesia tetap akan menjadi perdebatan menarik, namun kenyataan bahwa Indonesia adalah negara yang “kaya” sebenarnya sudah tidak perlu diragukan lagi.

Well, siapa yang bisa membantah jika negara kita memiliki sumber daya mineral mulai dari emas, tembaga, nikel dan sebagainya yang tersebar di seluruh penjuru kepulauan negeri ini. Belum lagi kekayaan minyak, batubara dan sumber energi lainnya yang masih tersimpan dalam perut bumi Indonesia.

Siapa pula yang bisa menolak jika dikatakan bahwa hampir semua tanaman bisa tumbuh di Indonesia. Potensi rempah-rempah yang ada bahkan menarik penjajah untuk menguasai bumi pertiwi ini.

Hanya kini muncul pertanyaan yang mungkin juga ada di benak teman teman, Dengan semua kekayaan yang ada, dan bahkan dispekulasikan oleh pihak asing sebagai Atlantis di masa lampau, kenapa ya kondisi penduduk Indonesia secara keseluruhan tidak mencerminkan kekayaan tersebut ? :)

Ah, terlalu banyak teori untuk dispekulasikan, yah mungkin SDM kita dianggap kita masih kurang sehingga  pengelolaan lebih baik diserahkan pada pihak asing … atau mungkin juga karena kita yang terlena dengan kekayaan yang sudah diberikan sehingga malas untuk memanfaatkannya secara optimal, atau malah memang mental oknum bangsa kita yang sudah sedemikian parah ?

Well, saya pribadi sudah cukup banyak melihat dan mendengar dan merasakan, namun sepertinya lebih baik perdebatan ini berakhir sampai disini dulu :)