Archive for May, 2009

Tentang Prasangka

Di Atlantic City – US, seorang wanita memenangkan sekeranjang koin dari mesin judi. Dia bermaksud makan malam bersama suaminya. Namun sebelum itu dia hendak menyimpan sekeranjang koin itu di kamar mereka. Lalu dia menuju lift.

Waktu dia masuk ke dalam lift, sudah ada dua orang hitam di dalamnya. Salah satunya bertubuh sangat besat…besar sekali. Wanita itu terpaku. Dia berp-ikir.” Dua orang ini akan merampokku.” Tapi pikirannya yang lain berkata,” Jangan menuduh … mereka sepertinya baik dan ramah.”

More >

Apakah Tuhan Membuat Kejahatan ?

Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini, “Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?”.

Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, “Betul, Dia yang menciptakan semuanya”. “Tuhan menciptakan semuanya?” Tanya professor sekali lagi. “Ya,
Pak, semuanya” kata mahasiswa tersebut.

Profesor itu menjawab, “Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita
bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa
Tuhan itu adalah kejahatan.”

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor
tersebut.
Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi
dia telah membuktikan kalau KeTuhanan itu adalah sebuah mitos.

Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, “Profesor, boleh saya
bertanya sesuatu?”

“Tentu saja,” jawab si Profesor

Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, “Profesor, apakah dingin itu
ada?”

“Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak
pernah sakit flu?” Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.

Mahasiswa itu menjawab, “Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada.
Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas.
Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi
diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut.
Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.

Mahasiswa itu melanjutkan, “Profesor, apakah gelap itu ada?”

Profesor itu menjawab, “Tentu saja itu ada.”

Mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi anda salah, Pak. Gelap itu juga
tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita
pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk
memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang
gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap
suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut.
Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.”

Akhirnya mahasiswa itu bertanya, “Profesor, apakah kejahatan itu
ada?”

Dengan bimbang professor itu menjawab, “Tentu saja, seperti yang
telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV.
Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara
tersebut adalah manifestasi dari kejahatan.”

Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi Anda
salah, Pak. Kajahatan itu tidak ada.

Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan.
Seperti dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk
mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kajahatan.
Kajahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia.
Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.”

Profesor itu terdiam.

Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein.

Pengemis Buta dan Rasulullah SAW

Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya.


Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya  itu adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat.

Setelah wafatnya Rasulullah SAW,  tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari sahabat terdekat Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak bukan merupakan isteri Rasulullah SAW dan beliau bertanya  kepada anaknya itu, “Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan?”

Aisyah RA menjawab, “Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja.”
“Apakah Itu?”, tanya Abubakar RA.
“Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada disana”, kata Aisyah RA.

Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, sipengemis marah sambil menghardik, “Siapakah kamu?!”
Abubakar RA menjawab, “Aku orang yang biasa (mendatangi engkau)”.

“Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku!”, bantah si pengemis buta itu.

“Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut, setelah itu ia berikan padaku”, pengemis itu melanjutkan perkataannya.

Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, “Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW.”

Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar penjelasan Abubakar RA, dan kemudian berkata, “Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia…. “

Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar RA saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim.

Mengapa Jatuh Cinta Bikin Gak Enak Makan?

Pernah ngerasain yang namanya jatuh cinta ? yang beneran lho, bukan sekedar cinta monyet atau mencintai monyet..wakwakak..

So pasti yang pernah merasakan jatuh cinta tahu bagaimanya rasanya..makan tak enak..tidur pun tak nyenyak…rasanya tiap hari pingin bareeeng terus sama pasangan J

Tapi, apa sih sebenarnya yang bikin kita bisa jatuh cinta ??

Majalah National Geographic pernah membahas soal ini, dengan mengambil sudut pandang ilmiah tentang bagaimana reaksi kimia berperan serta mendorong manusia untuk jatuh cinta.

Sebuah artikel di wikipedia juga menyebutkan bahwa ada sebuah zat pembawa sensasi bernama feromon yang dihasilkan oleh kelenjar tubuh manusia yang bisa mempengaruhi hormone-hormon dalam tubuh (terutama otak) manusia lainnya. Contoh yang paling mudah adalah “ bau badan”.

Setiap manusia punya bau yang khas dan menjadi cirri dirinya, bahkan para ahli menganalogikan bau badan itu seperti sidik jari. Jadi masing-masing dari kita punya bau yang unik dan sangat berbeda dengan manusia lainnya. Dengan demikian feromon yang dihasilkan manusia, di masa depan bisa jadi salah satu identitas diri! Wahh…

Sebuah artikel lain dari wikipedia juga menyatakan bahwa feromon pada manusia ternyata juga berfungsi sebagai daya tarik seksual. Para ahli kimia dari Huddinge University Hospital di Swedia malah mengklaim bahwa feromon juga punya andil dalam menghasilkan perasaan suka, naksir, cinta, bahkan gairah seksual seorang manusia pada manusia lainnya.

Ini mereka buktikan saat melakukan penelitian terhadap reaksi otak 12 pasang pria-wanita sehabis mencium bau senyawa sintetik mirip feromon. Bebauan tersebut langsung bereaksi terhadap hormon estrogen (pada wanita) dan hormon testoteron (pria).

Jadi, ketertarikan manusia pada manusia lain, baik itu berupa hubungan cinta, gairah seksual, maupun dalam memilih teman, juga didasari pada bau feromon yang dihasilkan manusia.

Namun demikian, masih ada unsur kimia tubuh lain yang ikut berperan dalam reaksi jatuh cinta manusia ini.

Seperti yang tertulis di majalah National Geographic Indonesia, edisi Februari 2006, hasil penelitian Helen Fisher dan kawan-kawan, ketika seseorang memandang kekasih hatinya, dopamin akan merangsang bagian ventral tegmental dan caudate nucleus di otak menyala. Dalam dosis yang tepat, dopamin menciptakan kekuatan, kegembiraan, perhatian yang terpusat, serta dorongan yang kuat untuk memberikan imbalan. Itulah sebabnya jatuh cinta dapat membuat makan tak enak, tidur pun terasa tak nyenyak.

Peneliti-peneliti lain menunjukkan bahwa gangguan kimiawi tubuh memang terbukti ketika seseorang jatuh cinta. Misalnya didapatkan bahwa kadar serotonin orang yang terobsesi dan kekasihnya 40 persen lebih rendah dari kadar serotonin orang normal.

Kakek-nenek dapat hidup rukun sampai mereka berusia lanjut juga karena senyawa kimia. Namanya oksitosin. Menurut penelitian, kesetiaan pada pasangan berhubungan dengan kadar oksitosin yang tinggi. Kadar oksitosin ini dapat ditingkatkan dengan cara masing-masing dari pasangan yang berusaha saling menyayangi, walau kadang pasangannya menjengkelkan. Itu barangkali inti nasihat orang tua, ”cinta tumbuh karena biasa”.

Kisah si Pencuri Kue!

Seorang wanita sedang menunggu di bandara suatu malam. Masih ada beberapa jam sebelum jadwal terbangnya tiba. Untuk mengisi waktu, ia membeli sebuah buku dan sekantong kue di tok bandara lalu menemukan tempat untuk duduk. Sambil duduk wanita tersebut membaca buku yang baru saja dibelinya.

Dalam keasyikannya tersebut ia melihat lelaki di sebelahnya dengan begitu berani mengambil satu atau dua dari kue yang berada di antara mereka. Wanita tersebut mencoba mengabaikan agar tidak terjadi keributan. Ia membaca, mengunyah kue dan melihat jam. Sementara si pencuri kue yang kurang ajar itu menghabiskan persediannya. Ia semakin kesal sementara menit demi menit berlalu.

Wanita itu sempat berpikir.” Jika aku bukan orang baik, sudah kutonjok dia!” Setiap ia mengambil satu kue, so lelaki juga mengambil satu.

Ketika hanya tinggal satu kue tersisa, ia bertanya-tanya apa yang akan dilakukan lelaki itu. Dengan senyum tawa di wajahnya dan tawa gugup, si lelaki mengambil kue terakhir dan membaginya menjadi dua. Si lelaki menawarkan separo miliknya, sementara ia makan yang separonya lagi. Si wanita pun merebut kue itu dan berpikir,” Ya ampun orang ini berani sekali. Ia juga kasar, malah ia tidak kelihatan berterima kasih,”. Belum pernah rasanya ia begitu kesal.

Ia menghela napas lega saat penerbangannya diumumkan. Ia mengumpulkan barang miliknya dan menuju pintu gerbang tanpa menoleh pada si Pencuri tak tahu terima kasih.

Ia naik pesawat dan duduk di kursinya, lalu mencari bukunya yang hampir selesai dibacanya. Saat ia merogoh tasnya, ia menahan napas dengan kaget. Di situ ada kantong kuenya, masih utuh, di depan matanya,” Kok milikku ada di sini/” berangnya dengan patah hati. Jadi kue yang ia makan di bandara tadi bukanlah miliknya, melainkan milik lelaki yang bersedia berbagi. Terlambat untuk meminta maaf, ia tersandar sedih. Bahwa sesungguhnya dialah yang kasar, tak tahu berterima kasih dan dialah si pencuri kue itu.

Dalam hidup ini kisah pencuri kue seperti tadi seringkali terjadi. Kita sering berprasangka dan melihat orang lain dengan kacamata kita sendiri. Serta btak jarang kita berprasangka buruk, merasa bahwa orang lainlah yang kasar, orang lainlah yang tak tahu diri, tak tahu terima kasih dan berdosa. Padahal kita sendiri yang mencuri kue tadi, padahal kita sendiri yang tidak tahu. Kita sering mengomentari, mencemooh pendapat atau gagasan orang lain sementara sebetulonya kita tidak tahu betul permasalahannya.

Southall Raih Pekerjaan Terbaik di Dunia!

Kabar ini saya kutip dari harian KR yang kebetulan saya baca hari ini.

Ben Southall, seorang pria Inggris akhirnya berhasil mengalahkan 15 finalis dan mendapatkan “pekerjaan terbaik” di dunia. Kemenangan Southall diumumkan oleh Tourism Queensland, Rabu (6/5).

Ketika dibuka, jumlah pelamar yang ingin mendapatkan pekerjaan terbaik ini mencapai 34.000 orang dan mereka berasal dari berbagai Negara. Southall adalah pemuda yang senang bungee jumping dan menunggang burung unta. Sehari-hari ia bekerja di lembaga amal, Kini ia mendapat tugas baru untuk menjaga Pulau Hamilton di Great Barrier Reef, Queensland, Australia.

Pekerjaan yang dijuluki “ Best Job in the World” ini membuat Southall mendapat gaji 150.000 dollar Australia. Tugasnya adalah berenang, berjalan-jalan dan menikmati Pulau Hamilton. Selama enam bulan ia dikontrak dan selama itu puloa ia menulis dan mebuat blog untuk promosi Pulau Hamilton.

Bersama finalis lainnya, selama empat hari menjelang pengumuman, Southall berada di Pulau Hamilton. Ia menjalani serangkaian tes, termasuk snorkeling, wawancara, menggelar pesta barbeque di pantai dan mengikuti spa. Mereka juga mengikuti tes renang dan tes untuk menguji kemampuan membuat blog.

Dalam video lamarannya, Southall mengisahkan kesukaannya berpetualang. Ia menampilkan foto dirinya sedang menunggang burung onta, ikut lari marathon, trekking di Afrika dan mencium jerapah. Pekerjaan terbaik ini merupakan bagian dari proyek pariwisata Queensland senilai 1,7 juta dillar Australia. Southall akan tinggal di villa berkamar tiga di tepi pantai yang dilengkapi kolam renang pribadi mulai 1 Juli mendatang.

Wah..wah…pekerjaan ini so pasti mantap yah buat teman-teman yang memang hobi ber-travelling ria :)

Sepenggal Kisah Baju Merah

Dahulu, di negeri Cina, hiduplah seorang kaisar yang adil Suatu saat sang kaisar mengalami musbiah yang menyebabkan pendengarannya hilang. Ia menangis tersedu-sedu. Kerabat dan para menterinya pun ikut menangis.

Tetapi kaisar berkata : “ Aku menangis bukan karena pendengaranku hilang, tetapi karena tidak bisa lagi mendengar keluhan dan pengaduan rakyatku. Mulai saat ini perintahkan kepada semua rakyatku untuk tidak memakai baju merah, kecuali mereka yang terzalimi dan terampas hak-haknya, agar aku isa melihatnya karena aku tak bisa lagi mendengar.”

Tips : orang yang baik tidak akan pernah kehilangan akal untuk berbuat adil, meskipun kehilangan salah satu organ tubuh namun tak menghalanginya untuk berbuat bijak.

Dibalik Saja…

Batu setapak di depan pintu masuk di sebuah biara kecil sudah aus. Sudah puluhan tahun batu itu diinjak dan dilalui orang. Dalam rapat dewan bhiksu, Bhiksu kepala setuju untuk mengganti batu itu.

Namun, batu itu sangat berat, besar dan terbuat dari bahan yang mahal sekali. Dan, mereka tidak memiliki cukup dana untuk membeli batu pengganti. Lalu diputuskan untuk mengumpulkan dana dari setiap peziarah yang mengunjungi biara.

Meski telah sekian lama berusaha, dana yang terkumpul masih terlalu sedikit. Diperlukan waktu bertahun-tahun untuk mencapai dana yang dibutuhkan.

Kemudian, ada seorang bhiksu muda yang memiliki ide cemerlang.” Bagaimana kalau batu ini kita balik saja. Yang bawah menjadi bagian atas, lalu kita poles lagi. Tentu akan tampak seperti baru.”

Aha! Sebuah ide yang cemerlang! Bhiksu kepala sangat senang dengan usulan itu. Ternyata persoalan ini bisa dipecahkan dengan mudah.

Lalu mereka beramai-ramai mendongkel dan membalik batu setapak itu. Betapa terkejutnya mereka ketika mengetahui ternyata bagian bawah batu itu juga sudah aus, pertanda pernah menjadi bagian atas batu. Ternyata puluhan tahun yang lalu kakek-kakek mereka juga telah melakukan hal yang sama. Dahulu mereka juga hanya membalik batu itu!

See guys ! jika kita tidak mau berkorban sekarang, maka tak ada lagi yang bisa diberikan kepada generasi muda.

Kamu bisa apa …

Seorang trainer ternama memuji seorang kreator website ,

“Koq kamu bisa membuat website kamu  menjadi nomor satu di google saat memasukan kata kunci tertentu” sambil tersenyum.

Tapi berbeda dengan respon seorang teman lainnya,

“Pantas saja nomor satu, tidak ada saingan!” katanya dengan mimik mengejek.

Kreator website tersebut bertanya pada rekannya  tersebut,

“Kenapa kamu tidak membuat website yang tidak punya saingan?”

Dia tidak bisa menjawab.

=======================

Ada seseorang, punya target ingin membeli mobil BMW dalam 3 bulan, padahal dia termasuk karyawan rendahan. Temannya tentu mengejeknya

Dia terlambat 10 hari untuk mendapatkan mobil, artinya baru hari ke 100 dia dapat mobil.

Teman-temannya mengejek lagi, karena telat 10 hari.

Orang yang punya BMW ini bertanya,

“Kamu dapat apa selama 100 hari ini?”

Semua terdiam.

Percayalah, Raihlah

Dalam seri kedua Star Wars, The Empire Strikes Back, Luke Skywalker melakukan pencarian diri dengan menerbangkan pesawat bersayap X-nya ke sebuah planet yang penuh rawa-rawa. Di sana dia mencari seorang guru Jedi bernama Yoda dan meminta agar diterima sebagai murid. Luke ingin membebaskan galaksinya dari kekaisaran tiran dan mengalahkan Darth Vader.

Yoda menerima permohonan Luke dengan segarn, dan mulai mengajarinya untuk mengangkat batu dengan mempergunakan kekuatan mentalnya.

Kemudian, suatu hari, Yoda memerintahkan Luke untuk mengangkatkapal angkasanya sendiri yang terbenam dalam rawa-rawa pada waktu Luke mendarat di planet tersebut. Luke mengatakan bahwa mengangkat batu adalah satu hal dan mengangkat kapal angkasa adalah hal yang lain. Yoda, tetap memaksanya. Luke akhirnya menurut, mengerahkan segala upayanya, dan gagal.

Yoda kemudian mengkonsentrasikan pikirannya, dan berhasil mengangkat kapal tersebut dengan mudah.

Luke, dengan terkejut berseru,”Saya tidak bisa mempercayainya!”

” Itulah sebabnya kamu tidak bisa mengangkatnya.” jawab Yoda. ” Kamu tidak percaya kamu mampu melakukannya.”

(Mark Link, S.J)